Stockholm, Balada Liburan Dadakan (Part 2)

Day 2

Tur hari kedua ini bisa dibilang one day full karena kunjungan ke tempat wisatanya bener-bener makan banyak waktu, terutama untuk destinasi pertama.

Dalemannya stasiun T-Bana

Destinasi pertama hari ini adalah The Royal Palace. The Royal Palace ini merupakan kediaman, kantor kerajaan, sekaligus monumen sejarah dan kebudayaan. Jumlah ruangan di dalam istana ini ada lebih dari 600 ruang! Harga tiket masuk per orang 150 kroner sudah termasuk tiket masuk ke The Treasury Museum dan The Tre Kronor Museum.

View depan The Royal Palace

Upacara pergantian penjaga istana

Kalo ini semacam aula di dalam istana

Destinasi kedua adalah The Treasury Museum. Di museum ini dipajang pedang, mahkota, ada juga tongkat yang dulu dipakai oleh keluarga kerajaan. Sayangnya di museum ini ga diperbolehkan buat foto jadi ga bisa narsis-narsisan dengan mahkota kerajaan deh.

The Treasury at The Royal Palace. Photo: The Royal Court/Alexis Daflos.

Image copyright of kungahuset.se

Destinasi ketiga The Tre Kronor Museum yang dibangun sebagai persembahan atas Tre Kronor Palace yang habis dilahap api di tahun 1697. Ini beberapa foto yang diambil dari google :

Image copyright of fotosidan.se

Destinasi keempat adalah Gamla Stan area (lagi). Kali ini kita niat untuk menjelajah area Gamla Stan.

Gamla Stan

Kartu nama ini nemu di jalan, cowok matanya awas banget kalo sama yang beginian

Di Gamla Stan banyak banget gang-gang macam begini

Untuk penginapan di hari kedua ini, masih inget dong sama sepupunya Janne yang mendadak bistrip ke luar negeri? Jadi rencananya malam ini kita janjian buat ketemu untuk kemudian nginep di rumahnya. Lagi-lagi apes, janjiannya sih udah confirmed tapi yang ditunggu ga dateng-dateng. Ga ada kabar pula, seketika image tentang orang barat yang selalu tepat waktu luntur. Beberapa kali Janne coba hubungi sepupunya itu tapi ga ada hasil, yasudahlah… Berhubung kita sudah check out dari hotel yang sebelumnya mulailah kita cari hotel yang murah dan letaknya di pusat kota. Daaan… jeng..jeng..jeng..jengg…akhirnya pilihan jatuh pada Rygerfjord Hotel & Hostel dengan harga 42 euro per malam per cabin. Yang unik dari hotel ini adalah hotel yang sebenernya adalah kapal laut tapi dialihfungsikan jadi hotel. Kamar-kamarnya sendiri adalah bener-bener kabin kapal.

Image copyright of booking.com

Lounge area – image copyright of tripadvisor.com

Cabin – image copyright of priceline.com

Ini foto kapal hotel yang Janne ambil dari atas bukit

Kalo liat fotonya di internet kok bagus ya.. Aslinya kenapa berasa beda banget ya, furniturnya udah tua dan ada beberapa yang gompal, cabinnya sempit banget dan berdebu. Pokoknya kalo disuruh nginep disana lagi kayaknya gw ogah deh, kecuali kalo dibayarin mungkin akan dipertimbangkan kembali πŸ˜‰

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2015
M T W T F S S
« Dec   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d bloggers like this: