Stockholm, Balada Liburan Dadakan (Part 1)

Berawal dari telatnya cari informasi tentang test kemampuan bahasa inggris untuk kelengkapan daftar kuliah, sedangkan pembukaan pendaftaran kampus sudah mulai dibuka Januari kemarin, jadilah gw obrak-abrik google cari tempat yang menyediakan test tersebut di Finlandia. Dari hasil pencarian gw, ada beberapa lembaga bahasa di Kuopio dan Helsinki yang menyediakan test kemampuan bahasa inggris. Tapiiii….gw udah ketinggalan gelombang terakhir dan untuk gelombang selanjutnya itu paling cepet bulan Februari sedangkan hasil dari test tersebut mesti diterima oleh kampus yang bersangkutan paling lambat tanggal 10 Februari!! Akhirnya gw coba cari jadwal test TOEFL di negara-negara tetangga; Estonia dan Swedia. Singkatnya jadwal test yang terawal ada di Stockholm, Swedia. Tanpa pikir panjang gw langsung daftar online untuk ikutan test tersebut.

Dari situ, gw langsung kebut untuk atur trip ke Stockholm berdua bareng Janne, sang suami yang waktu itu statusnya masih tunangan. Kebetulan Norwegian Air lagi ada promo harga untuk penerbangan Helsinki – Stockholm. Dari Kuopio kita beli tiket OnniBus yang lagi promo juga untuk ke Helsinki cuma 4 euro pulang pergi!! Bayangin aja perjalanan yang makan waktu hampir 5 jam cuma dihargai 2 euro per trip. Untuk cek harga dan beli tiket online bisa di websitenya OnniBus langsung, OnniBus ini secara berkala suka kasih diskon gede-gedean, asalkan kita rajin aja cek websitenya. Fasilitas di dalam bus diantaranya free wifi dan colokan listrik untuk setiap kursi.

Secara testnya jauh di negara lain dan butuh perjuangan untuk kesananya ga mungkin dong gw cuma datang kesana untuk test terus balik lagi ke Kuopio. Setelah sukses ngerayu Janne untuk ambil cuti dadakan dari kantornya, akhirnya diputuskan kalo kunjungan ke Stockholm akan menjadi kunjungan liburan juga selain untuk test kemampuan bahasa *senyum puas*

Untuk akomodasi tadinya gw niat cari penginapan murah di Airbnb atau bahkan yang gratisan lewat couchsurfing. Tapi Janne bilang kalo dia ada sepupu di Stockholm dan setelah Janne menghubungi sepupunya dia bersedia menampung kita selama liburan di Stockholm. Lumayan zero cost untuk penginapan. Tapi apes pas perjalanan dari Kuopio menuju Helsinki sepupunya Janne telepon dan bilang kalau ada bistrip dadakan ke luar negeri, kemungkinan akan balik ke Stockholm di hari kedua liburan kita disana. Alamak gw langsung panik saat itu juga, ga ada cadangan penginapan, nginep di hotel pasti mahal kan. Tapi Janne keliatannya tenang-tenang aja tuh, cuma gw doang yang panik sendiri.

Nyampe di bandara sekitar tengah malam dengan penerbangan jam 7 pagi, Janne ngebet banget mau tidur di hotel bandara katanya supaya gw fresh besok paginya secara test TOEFL dimulai jam 10.30 pagi, 3.5 jam aja setelah kita landing! Sedangkan gw ngotot untuk tidur di kursi bandara aja, hemat beb. Alhasil sepanjang malam gw ga bisa tidur pules. Malah pas gw liat kok Janne yang tidurnya pules banget. Huh..tau gitu tidur di hotel deh.

Day 1

Tiba di Arlanda Airport, Stockholm sekitar jam 7.30 pagi karena pesawat delay dikarenakan gangguan cuaca di Helsinki, kita buru-buru cari counter yang jual tiket yang bisa dipake untuk naik kereta bawah tanah (T-Bana) atau bus lokal. Kita beli tiket yang berlaku selama 7 hari, dengan pertimbangan kita akan tinggal di sana selama 4 hari dan kemungkinan akan banyak mondar mandir pake T-Bana sedangkan tiket yang tersedia adalah untuk periode 3 hari atau 7 hari. Lokasi test TOEFLnya sendiri adalah di Kistä, 20 menitan dari Stockholm Central Station. Nah dari Arlanda Airport ke Stockholm Central Station sendiri makan waktu sekitar 30 menit.

Sempet nyasar-nyasar cari lokasi lembaga bahasanya setelah nyampe di Kistä padahal posisi udah deket banget sama gedungnya. Tapi dasar traveller hemat, ga ada yang mau aktifin paket data telepon masing-masing dan pake GPS karena roamingnya mahal cyint.. Hampir setengah jam muter-muter cari alamat akhirnya Janne nyerah dan aktifin roaming teleponnya dan taraa..ga sampe 10 menit kita nyampe di alamat yang dituju berkat GPS. Tuh kan ujung-ujungnya diaktifin juga. Coba dari awal aja gitu pasti kan ga perlu muter-muter jalan kaki sambil gendong tas ransel yang berat ituuh…

Selesai test jam 14.30 Janne udah nungguin di lobby gedung dan disinilah petualangan yang sebenarnya dimulai. Belum ada booking penginapan, dan tanpa GPS karena Janne langsung matiin layanan roamingnya setelah kita berhasil nyampe di tujuan.

Destinasi pertama setelah test yang ngabisin waktu selama 4 jam itu adalah restoran, makan. Sebelum berangkat ke Stockholm gw sempet-sempetin download TripAdvisor ke hape dan save beberapa tempat wisata dan restoran yang recommended. Gw juga mendadak rajin baca travel blog tentang Stockholm dan dari situ didapatlah nama Hellströms Bar & Restaurang, Fatbursgatan, Södermalm yang kasih promo nacho buffet tiap Jumat dengan harga 55 kroner. Demi bisa makan buffet dengan harga murah berpetualanglah kita menuju Södermalm masih dengan ransel yang berat ditambah tampang kelaparan dan kucel karena semaleman ga bisa tidur di bandara. Lagi-lagi karena ga pake GPS, cuma ngandelin peta yang dapet dari bandara kita nyasar lagi di sekitar Södermalm. Serius jalanan disana banyak banget belokannya, kayaknya 1 jam lebih kita muter-muter cari itu restoran ga nemu-nemu. Dari yang tadinya laper sampe kenyang makan angin, dari yang tadinya berbinar-binar karena mau makan sepuasnya jadi bete karena capek. Saking kesel dan capek gw langsung berbinar begitu liat kursi taman. Padahal suhu waktu itu 0 derajat ditambah berangin yang bbbrrr.. Tapi kayaknya kebetean gw secara ga sadar bikin gw kebal sama suhu yang dingin dan berangin, setidaknya sampai beberapa menit aja.

Karena udah desperate, capek, laper dan gagal nemu restoran yang bisa kasih buffet murah akhirnya kita putuskan untuk jalan kaki ke arah Gamla Stan, window shopping sekalian cari restoran lain. Nah di Gamla Stan ini lebih gila lagi, banyak gang kecil dan belokan-belokan yang dijamin bisa bikin orang macam gw nyasar banget! Hasil dari jalan-jalan tanpa arah inilah akhirnya kita nemu restoran Sushi yang kasi harga promo 50 kroner per porsi dan rasanya enyaakk….free miso soup pulak. Aakk aku suka 😀 Sayangnya gw lupa nama restorannya apa.

Set sushi dan miso soup seharga 50 kroner

Untuk penginapan malam pertama, pilihan kita jatuh ke Connect Hotel City, Alströmergatan yang letaknya 17 menit dari Gamla Stan naik T-Bana. Dengan pedenya kita langsung datang dan pesan kamar, setelah pesan dan cek harga di Agoda ternyata harga di Agoda lebih murah beberapa puluh euro. Nyesel. Tau gitu mending pesan lewat Agoda kan. Buat jadi pelajaran untuk selanjutnya supaya gak langsung dateng dan pesan ditempat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

March 2015
M T W T F S S
« Dec   Apr »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  
%d bloggers like this: