Belajar Mengemudi

Suatu hari gw nganter teman sesama imigran asal negara Afrika ke kantor polisi untuk menanyakan kalo SIM Internasional yang dibuat di negaranya bisa dipakai untuk mengendarai mobil di sini. Ternyata bisa loh! Dari penjelasan polisi SIM tersebut dapat dirubah ke SIM yang diterbitkan oleh negara Finlandia setelah 6 bulan mengemudi di negara ini. Bahagialah teman gw itu karena gak perlu lagi ikut sekolah mengemudi untuk mendapatkan SIM baru yang biayanya bisa mencapai 3000 euro! Udah tau belum kalau Finlandia merupakan salah satu negara tersulit untuk mendapatkan SIM? Artinya meskipun udah merogoh kocek sampai ribuan euro gak menjamin kalo kamu pasti lolos test dan mendapat SIM yang udah diidam-idamkan.

Berbekal dari penjelasan polisi tersebut akhirnya munculah ide kretif gw untuk bikin SIM Internasional di Indonesia yang biayanya ga seberapa dibanding biaya yang harus dikeluarkan kalo bikin SIM disini. Langkah selanjutnya adalah belajar mengemudi gratisan dengan meminta Janne jadi mentornya. Sewaktu di Jakarta gw ga pernah ada niatan belajar mengemudi sedikitpun, secara siapa yang tahan kalo mesti mengemudi di jalanan ibukota yang lebih kejam dari ibutiri. Tapi ternyata belajar mengemudi disini ga sesimple di Indonesia.

“Menurut peraturan, mobil yang dipakai untuk belajar mengemudi HARUS mempunyai pedal rem ekstra pada kursi samping pengemudi supaya pelatih bisa menunjukan kapan waktunya menginjak pedal rem” terang Janne pas gw merajuk minta diajarin mengemudi.

“Haaah…masa?? Di Indonesia ga ada peraturan macam itu, biasanya mentor cuma kasitau aja kapan waktunya ngerem gak perlu extra pedal segala”

“Well…bisa aja sih gak mentaati peraturan kalo kita pergi ke tempat yang ga ada mobil lalu lalang jadi kamu bisa belajar di sana. Tapi pada akhirnya kamu kan mesti belajar di jalan raya beneran dan untuk itu diperlukan mobil yang sudah diinstal extra pedal”

Ugh, kok rempong banget sih mau belajar mengemudi aja disini. Kalo udah diribetin sama peraturan kadang gw suka iri sama “kemudahan-kemudahan” yang ditawarkan di Indonesia dulu. Ditambah tiba-tiba kok ga yakin juga sama ide untuk bikin SIM Internasional di Jakarta pas mudik nanti, secara orangnya udah menetap di Finlandia sejak satu setengah tahun yang lalu, apa kata staff di kantor polisi nanti kalo gw tiba-tiba datang nyodorin SIM internasional asal Indonesia yang baru aja diterbitkan untuk dirubah menjadi SIM Finlandia?!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

October 2015
M T W T F S S
« Sep   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: