Cerita Hari Ini

Ada seorang nenek yang menarik perhatian gw ketika segerombolan orang tua menaiki bus yang gw tumpangi siang ini. Adalah seorang nenek difabel yang sama sekali tidak terlihat minder atau ketergantungan pada orang lain. Pemandangan kaya gini sebenernya sih udah biasa, kumpulan nenek atau kakek renta yang berjalan-jalan tanpa ditemani anak atau asisten, atau bahkan kaum difabel yang hanya mampu menggerakan jemarinya yang hilir mudik di jalan dengan kursi roda elektrik juga sudah menjadi pemandangan biasa. Waktu baru tiba di Kuopio tahun lalu, gw suka terheran-heran kemanakah keluarga para kakek-nenek renta atau kaum difabel itu? Kok tega-teganya ngebiarin mereka pergi sendirian. Tapi beda tempat beda budaya, masyarakat disini ga ada yang memandang sebelah mata terhadap para kaum difabel tersebut, kalo orang tua renta yang berjalan-jalan tanpa didampingi keluarga itupun karena mereka memang terbiasa mandiri dan karena mereka masih mampu. Disini semua orang tua, orang muda, kaum difabel atau apapun itu namanya akan mendapat perlakuan yang sama di masyarakat.

Ketika makan siang di restoran fast food sebelum kursus bahasa dimulai kembali gw menemukan pemandangan yang bikin gw tersenyum. Seorang remaja laki-laki dengan gaya yang stylish tanpa malu-malu berkeliling membersihkan dan merapikan meja yang kosong kemudian mengangkut dan mengganti plastik sampah di restoran tersebut. Dari kaos yang dikenakannya terdapat tulisan “trainee” dan dia terus tersenyum selama mengerjakan tugasnya. Entah karena kota ini yang gak terlalu besar atau karena jumlah penduduk yang sedikit, di kota ini gw selalu dibuat puas akan keramahan para pekerja di sektor pelayanan publik. Baik itu pegawai toko, pegawai bank, pegawai restoran, maupun sopir bus semuanya terlihat bekerja dengan hati dan juga ramah kepada pelanggannya. Gak ada mba-mba yang cemberut ketika gw hanya tanya-tanya tanpa membeli produk yang dijual, gak ada juga pelayanan yang berbeda ketika gw masuk restoran fancy dengan hanya menggunakan pakaian kasual.

Di meja depan gw duduk seorang Ibu muda bersama dua orang anak batitanya. Anak yang pertama berumur sekitar 3 tahunan dengan lahap menyantap makanannya tanpa bantuan sang Ibu, diapun duduk manis di kursinya selama makan. Sedangkan anak yang kedua berumur 1 tahunan dan duduk di dalam stroller, sang Ibu memberinya mangkuk kecil berisi saus tomat dan kentang goreng, ajaib loh masa anaknya sudah mampu pegang mangkuk di tangan kirinya gak pake dibuang atau ditumpahin dan makan kentang goreng dengan tangan kanan dicocol ke saus tomat tadi! Sampai sekarang gw masih bingung bagaimana para orang tua disini mendidik bayi-bayi mereka dan membuat progress yang sangat besar dalam waktu singkat. Dulu gw terkaget-kaget pas pertama kali ketemu host brother yang baru berumur 2,5 tahun tapi udah pinter makan sendiri dan lari-lari naik turun tangga, tapi ternyata banyak banget bayi-bayi ajaib lainnya diluar sana.

Advertisements

5 Comments (+add yours?)

  1. heywabbit
    Oct 20, 2015 @ 02:23:58

    Hallo mbak. wow. aku bener bener jadi pengen banget ke sana :’D

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

October 2015
M T W T F S S
« Sep   Dec »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
%d bloggers like this: