The Magical City of Vienna

Tulisan ini merupakan field report dari perjalanan beberapa bulan yang lalu dimana saat itu gw dan Janne juga mengunjungi Budapest dan Bratislava. Kesan pertama dari kota Vienna yang merupakan ibukota negara Austria ini adalah kota yang sibuk dan dipadati oleh turis.

Vienna merupakan salah satu kota yang berada di sisi sungai Danube namun gak seperti Budapest yang dialiri oleh sungai ini persis di pusat kota sehingga menjadikan salah satu wisata andalan, sungai Danube di Vienna tidak terletak di pusat kota sehingga sungai ini tidak nampak terlalu istimewa. Vienna yang juga dikenal sebagai The World’s Capital of Music lebih dikenal akan wisata budaya dan sejarahnya. Terdapat deretan konser musik klasik yang merupakan salah satu andalan wisata Vienna. Hal ini dikarenakan banyaknya musisi kelas dunia yang terlahir dari kota Vienna, seperti Ludwig van Beethoven, Alban Berg, Johannes Brahms, Anton Bruckner, Gottfried von Einem, Christoph Willibald Gluck, Joseph Haydn, Emmerich Kálmán, Anton Karas, dan masih banyak lagi yang karya-karyanya masih populer sampai saat ini.

Penginapan

Meskipun biaya hidup di Vienna lebih rendah jika dibandingkan dengan Finlandia namun tarif hotel atau penginapan di Vienna cukup tinggi, apalagi jika letaknya di pusat kota. Selama disana gw dan Janne menggunakan jasa Airbnb untuk menyewa kamar di pusat kota. Lokasinya dekat dengan stasiun kereta Wien Westbahnhof dan pusat atraksi lainnya. Soal harga host ini menawarkan tarif yang sangat rendah dibanding host lainnya, hanya 20 euro per malam namun kamar yang kami dapat sangat sempit dengan fasilitas seadanya. Tapi berhubung kami datang untuk explore bukan untuk menghabiskan waktu di dalam penginapan jadi worth it lah. Untuk traveler yang berminat mengintip listingnya bisa klik di sini.

Transportasi

Karena letak penginapan yang berada di pusat kota kami lebih banyak berjalan kaki untuk mengeksplor kota ini. Namun sebagai informasi tarif bus di Vienna adalah 2.20 euro per trip, tersedia juga tiket yang berlaku selama 24 jam dengan harga 7.60 euro. Lengkapnya dapat dilihat di sini.

WP_20160104_19_23_22_Pro

Tempat Wisata

Tempat wisata yang wajib dikunjungi saat berada di Vienna adalah kawasan Old Town. Di sini banyak terdapat bangunan tua bersejarah dalam satu area seperti museum Albertina, Hofburg Imperial Palace, Vienna State Opera dan masih banyak gedung bersejarah lainnya.

WP_20150909_14_32_00_Pro
Prunksaal State Hall (Austrian National Library)
WP_20150909_14_35_11_Pro

Gereja St Augustin dengan interior yang menawan

WP_20150909_14_15_32_Pro

Museum kupu-kupu Schmetterlinghaus

WP_20150909_14_26_05_Pro

WP_20150909_14_23_42_Pro

Albertina Museum

WP_20150909_15_46_49_Pro

Hofburg Imperial Palace

WP_20150909_14_45_40_Pro

WP_20150909_14_48_47_Pro

Kereta berkuda yang siap mengangkut para turis berkeliling kota

Tidak jauh dari kawasan Old Town, berjalanlah menuju Kohlmarkt dimana terdapat toko-toko eksklusive dari brand ternama internasional. Satu tempat yang patut dikunjungi adalah Demel Cafe yang terkenal dan telah berdiri sejak tahun 1786. Demel Cafe menyajikan coklat dan desserts dengan rasa yang terkenal enak. Selain itu dekorasi di dalamnya juga sangat cantik.

WP_20150909_15_09_28_Pro

Kawasan Kohlmarkt

WP_20150909_15_09_57_Pro

WP_20150909_15_18_59_Pro

Karya seni yang dijual di sekitar Kohlmarkt

WP_20150909_15_06_17_Pro

Demel Cafe

WP_20150909_14_56_36_ProWP_20150909_14_57_01_ProWP_20150909_14_58_36_ProWP_20150909_14_58_54_ProWP_20150909_14_59_18_Pro

WP_20150909_14_56_24_Pro
Dapur dengan konsep open kitchen

Terdapat juga St Stephans katedral serta museum nasional yang tidak jauh dari kawasan Kohlmarkt.

 

WP_20150909_15_19_16_Pro

St. Stephan’s Cathedral

WP_20150909_15_52_40_Pro

WP_20150909_15_52_51_Pro

Natural History Museum

Terpisah dari kawasan Old Town, terdapat Belvedere Palace yang terkenal akan keindahan tamannya. Di dalamnya terdapat museum yang memamerkan lukisan dan karya seni lainnya. Sayangnya kami tidak diperbolehkan mengambil foto pada aula pamerannya.

20150910_16302920150910_122616

WP_20150910_13_37_50_Pro

Taman Belvedere dari lantai atas

WP_20150910_13_37_00_Pro

Interior di dalam museum

WP_20150910_16_25_09_ProWP_20150910_16_40_40_ProWP_20150910_12_19_41_Pro

Berkunjung ke ibukotanya musik klasik dunia gak afdol tanpa menonton konser musik klasik. Karena tiket yang cepat habis terjual, disarankan untuk membeli tiket dari jauh hari sebelum tanggal kedatangan. Pada awalnya Janne kepingin untuk nonton di Vienna State Opera, biar seperti di film James Bond katanya 😛 tapi…sayangnya tiket reguler untuk konser di sana ludes terjual, yang tersisa hanya VVIP yang harganya super mahal 😦 Akhirnya kita putuskan untuk menonton konser di Hofburg Congress Centre. Untuk reservasi tiket dapat dilakukan melalui situs  viennaconcerts.com. Menurut gw pribadi pengalaman nonton konser musik klasik di Vienna benar-benar mengesankan. Dari performance, musisi dan vokalis yang terlibat semuanya membentuk satu pertunjukan yang ga boleh dilewatkan saat kamu berada di Vienna.

WP_20150909_19_51_52_Moment (2)WP_20150909_20_09_35_ProWP_20150909_20_42_38_Pro

Secara keseluruhan trip di Vienna sangat mengesankan karena banyaknya bangunan bersejarah yang cantik atau karya seni yang dapat ditemui dengan mudah. Sayangnya toko-toko di kota ini tutup sangat awal pada pukul 18:00. Suasana malam di kota Vienna pun gak begitu jauh dengan di Kuopio yang sepi. Di bawah ini beberapa foto yang diambil secara random saat kami berjalan kaki keliling kota.

WP_20150909_12_56_55_ProWP_20150909_13_06_17_ProWP_20150909_13_22_28_ProWP_20150910_19_22_23_ProWP_20150909_13_55_23_ProWP_20150909_14_25_36_ProWP_20150910_11_51_08_ProWP_20150910_16_58_42_Pro

WP_20150910_17_49_29_Pro

Sungai Danube

WP_20150910_17_50_18_Pro

WP_20150911_09_28_05_Pro

Di Vienna mesin penjual rokok otomatis ini bertebaran di jalan dan di stasiun metro

Selama kunjungan selama 3 hari di kota ini masih banyak tempat wisata yang tidak sempat kami datangi karena keterbatasan waktu. Diantaranya Schönbrunn Palace, Spanish Riding School, dan atraksi lainnya. Waktu kunjungan yang cocok sepertinya adalah 5 hari untuk dapat mengunjungi semua tempat wisata. Dan terlepas dari banyaknya foto di sini, keindahan dan keunikan kota ini gak akan mampu digambarkan oleh foto.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

January 2016
M T W T F S S
« Dec   Feb »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031
%d bloggers like this: